Kunjungan KSM Batu Sri Banjar Belong Menak Kota Denpasar


Oleh: Muhamad Fahmi Hakim, S.Hum. (GES Environmental Engineer)

A graduate from UNDIP (Universitas Diponegoro) Semarang and currently working on PT. GES (Ganeca Environmental Services) Bandung as Junior Engineer. Has an interest in field work, septage management, water quality monitoring, Community Based Management. Hobby traveling, sport, film and social interaction with other people.


Ganeca Environmetal Services dan Institute For Global Environmental Strategies (IGES) Jepang, pada 15 November 2017 melakukan kunjungan ke salah satu Kelompok Sanitasi Masyarakat (KSM) Batu Sri yang melakukan pengelolaan IPALD Skala Permukiman di kawasan Banjar Belong Menak Kota Denpasar. Kunjungan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan kunjungan IGES Jepang ke Indonesia dalam rangka melakukan studi bertema Business Model For Septage Management di Kota Bandung dan Denpasar. KSM Batu Sri berdiri pada tahun 2015, pendirian KSM ini dilakukan untuk melakukan pengelolaan IPALD Skala Permukiman yang didanai oleh kegiatan SANIMAS pada tahun 2015. Infrastruktur yang masuk dalam kategori SPALD Terpusat (Sesuai Permen PUPR No. 4 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan SPALD) Skala Pemukiman ini melayani sejumlah 56 Kepala Keluarga (KK).

Pada kunjungan ke IPAL Komunal ini, turut didampingi oleh Pak Satria selaku pengelola KSM Batu Sri. Dr. Pham Ngoc Bao sebagai Water and Sanitation Specialist dan Dr. Ir. Muhamad Sonny Abfertiawan sebagai Ketua Tim Studi dalam kegiatan ini berkesempatan melakukan diskusi mengenai kegiatan pengelolaan SPALD Terpusat di kawasan ini, selain itu diskusi ini dilakukan untuk mengetahui pola pembiayaan dan pola perawatan serta operasional dalam pengelolaan limbah rumah tangga. Dalam sesi diskusi ini diharapkan muncul jawaban yang dapat menjadi bahan dan acuan dalam melakukan penyusunan model bisnis pengelolaan lumpur tinja di Kota Denpasar, terutama pengelolaan limbah cair rumah tangga berbasis masyarakat.

Adapun kegiatan yang akan dilakukan oleh GES dan IGES dalam rangka melakukan penyusunan Business Model For Septage Management In Bandung and Denpasar City ini  adalah untuk melakukan diskusi dengan para instansi dan mengadakan survey kuesioner ke masyarakat terkait dengan pengelolaan lumpur tinja. Salah satu rencana kegiatan yang akan dilakukan setelah stakeholder meeting dengan para instansi terkait pengelolaan lumpur tinja di Kota Bandung dan Denpasar adalah melakukan stakeholder meeting dengan kementerian. Kegiatan ini juga akan mengundang Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Kementerian PUPR untuk ikut hadir dalam kegiatan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan masukkan dalam penyusunan Business Model For Septage Management Bandung and Denpasar City.

Gambar 1. Foto Bersama Antara Perwakilan IGES dengan Perwalian KSM Batu Sri
Gambar 2. Kunjungan IPAL Komunal KSM Batu Sri

 


Disclaimer: You may use and re-use the information featured in this website (not including GES logos) without written permission in any format or medium under the Fair Use term. We encourage users to cite this website and author’s name when you use sources in this website as references. You can use citation APA citation format  as standard citation format. Any enquiries regarding the use and re-use of this information resource should be sent to [email protected]

Related Posts

Write a comment